0 Cara Instal BackBox Linux


  1.  Masukkan CD Backbox Ke dalam CD ROM.
  2. Restart PC anda.
  3. Klik Instal Linux Backbox.
  4. Pilih Bahasa yang mau anda gunakan dan klik "forward".
  5. Pilih lokasi anda dan klik "forward".
  6. Pilih dimana anda ingin menempatkan Backbox klik "forward".
  7. Masukkan Informasi yang diminta, klik "forward".
  8. Pastikan Bahwa bahasa, tata letak, lokasi, dan informasi pribadi sudah benar dan klik "instal".Wizard instalasi Dimulai.
  9. ketika Wizard instalasi selesai, muncul kotak dialog "instalation complete"
  10. Kemudian Klik "restart now" untuk me restart komputer anda. dan Backbox sudah terinstal 
Dan Ini Screenshot BackBox 2


Sumber : http://web.herbet.web.id/

Sekian Postingan Kali Ini Tentang Cara Instal BackBox Linux Semoga Bermanfaat

0 Kelebihan dan Kekurangan Linux

Newbie-Hacker - Selamat Siang Kawan .. Sebelum Menuju Postingan Kali Ini, Cr00z999 Mau Memberi Informasi dulu .. Yang mana informasi ini sangat Menarik Untuk Kalian Ikuti.
Cr00z999 Kan Lagi Mengadakan [EVENT] Kontes Design Baju BOGALAKAON Oleh Karena itu Saya Sangat Berharap Kepada Kalian Untuk Mengikuti EVENT Ini ...
Cara Mengikuti EVENT Ini Silahkan Klik Link Berikut Klik DISINI Dan Ada Hadiah nya Juga.
===========================================================================
Newbie-Hacker - Ada udang dibalik batu, ada pinguin dibalik es batu ups hehe :-) Betapa lucunya melihat pinguin, jadi ingat film happy feet, bagaimana para pinguin berjuang ditengah-tengah dominasi manusia dan perubahan iklim. Eits! kita tidak sedang meresensi film lo ya :-) hari ini kita akan membahas tentang operating system yang juga laris manis selain windows buatan om microsoft.
Linux memiliki keunikan tersendiri. Komunitas linux dibangun dimana-mana. Pengembangnya tersebar di seluruh dunia. Para pinguin tidak cukup hidup di kutub-kutub bumi tetapi juga dalam harddisk Anda sekarang hehehe :-)
Apa sih kelebihan dan kekurangan linux? Yuk kita intip
Kelebihan Linux:
  • Linux adalah Operating System yang open source, bebas dan terbuka. Sehingga tidak perlu biaya untuk mendapatkannya, lisensinya FREE! boleh di utek-utek sepuasnya :-)
  • Linux gampang dioperasikan sekarang. Tidak seperti dulu yang masih identik dengan para hacker, tampilannya pun telah mengikuti perkembangan, bahkan lebih baik daripada windows 7.
  • Hampir semua aplikasi yang bisa dijalankan di Windows, telah ada aplikasinya di Linux yang dikembangkan oleh komunitas Linux atau bisa menggunakan bantuan software emulator seperti wine untuk menjalankan file .exe dan .msi yang biasanya jalan di windows.
  • Memiliki keamanan yang unggul karena di desain multiuser sehingga bila virus menjangkiti user tertentu, akan sangat sangat sulit menjangkiti dan menyebar ke user yang lain. Berbeda dengan Windows yang pasti pernah terkena virus, spyware, trojan, adware, dan sebagainya. Hal ini hampir tidak terjadi pada Linux. Ada pendapat bahwa Linux lebih aman karena jumlah penggunanya lebih sedikit dibanding Windows, namun anggapan itu kurang pas.
  • Cocok untuk komputer dengan spesifikasi minimal karena Linux membutuhkan resource yang lebih kecil dari Windows. Selain itu hampir semua distro populer menyediakan versi 32 bit maupun 64 bit.
  • Linux dapat berjalan dalam dua mode, modus teks dan modus GUI namun pada umumnya modus teks (terminal) ini lah yang menjadi kekuatan Linux. Modus GUI sendiri memiliki banyak pilhan desktop environment-nya seperti KDE, Gnome, BlackBox, XFCE.
  • Jarang sekali komputer tiba-tiba ngadat, hang dan harus restart dengan menekan tombol ctrl+alt+del untuk mengakhiri kejadian tersebut karena Linux lebih stabil. Komputer yang dijalankan di atas sistem operasi UNIX sangat dikenal stabil berjalan tanpa henti seperti halnya linux.
  • Linux memiliki kompatibilitas ke belakang yang lebih baik (better backward-compatibilty). Perangkat keras yang telah berusia lama, masih sangat berguna dan dapat dijalankan dengan baik di atas Linux. Termasuk dukungan pada softwarenya.
  • Memiliki komunitas yang besar dan beragam di seluruh dunia
  • Beragam pilihan ada Ubuntu, Debian, RedHat, openSuSe, Fedora, Mandriva (Mandrake), dsb. Keanekaragaman ini memberi kita banyak pilihan sesuai dengan kebutuhan masing-masing. Lihat chart distribusi Linux di http://distrowatch.com untuk mengetahui rangking distro-distro Linux.
Kekurangan Linux:
  • Banyak pengguna yang belum terbiasa dengan Linux dan masih ‘Windows minded’, takut untuk beralih dari Windows.
  • Dukungan perangkat keras dari vendor-vendor tertentu yang tidak terlalu baik pada Linux. Untuk mencari daftar perangkat keras yang didukung pada Linux, kita dapat melihatnya di Linux-Drivers.org atau LinuxHardware.org.
  • Proses instalasi software / aplikasi yang tidak semudah di Windows. Instalasi software di Linux, akan menjadi lebih mudah bila terkoneksi ke internet atau bila mempunyai CD / DVD repository-nya. Bila tidak, maka kita harus men-download satu per satu package yang dibutuhkan beserta dependencies-nya.
  • Bagi administrator sistem yang belum terbiasa dengan Unix-like (seperti Linux), maka mau tidak mau harus mempelajari hal ini. Sehingga syarat untuk menjadi administrator adalah manusia yang suka belajar hal-hal baru dan terus-menerus belajar.
  • Aplikasi-aplikasi di Linux belum seampuh aplikasi di Windows.
  • Struktur direktori dan hak-akses yang membingungkan bagi yang sudah terbiasa dengan Windows dan belum mengenal UNIX/Linux sama sekali.
Semoga Bermanfaat ^_^

Sekian Postingan Kali Ini Tentang Kelebihan dan Kekurangan Linux Tunggu Postingan Selanjutnya Dari Saya Yaa :D

Oh Iya, Apabila Ada Kritik Atau Saran, Bisa Kalian Kirim Lewat Twitter, Email Ataupun Facebook

Twitter : Click Here
Facebook : Click Disini
Email : Me@AnggaSeptiana.Com

0 PENGENALAN DASAR LINUX

Newbie-Hacker - Sebelumnya Gua Mau Kasih tau Dulu Nih, Newbie-Hacker Lagi Ngadain [EVENT] .. Bagi Kalian Yang Mau Mengikuti Evenet Silahkan Saja ... INFO Jelasnya Tentang EVENT Newbie-Hacker Silahkan Cek Disini Ya Kawanku KLIK DISINI Ya .. 


1. Apa itu Linux?
Linux dikenal luas sebagai nama sistem operasi komputer, mulai dari komputer besar (mainframe), server, desktop, notebook, netbook, hingga PDA dan handphone. Dulu (1991) ketika Linux pertama dibuat oleh Linus Torvalds hanya berupa kernel Linux atau inti sistem operasi Linux. Saat ini, nama Linux tidak hanya untuk sistem operasi, tapi juga kumpulan program yang dipaket dalam satu atau beberapa CD/DVD. Istilah lain untuk CD/DVD Linux adalah distro Linux.

2. Apa itu Distro Linux?
Distro berasal dari kata distribution yang artinya tempat atau sarana untuk menyebarkan Linux. Distro Linux dibuat oleh perorangan atau organisasi, profit oriented atau non profit. Contoh distro:
Yang dibuat perorangan: Knoppix (Linux Live-CD untuk kebutuhan umum), Zencafe (Linux untuk kebutuhan warnet dan kantor), Briker (Linux untuk VoIP), dan lain-lain.
 Yang dibuat organisasi non profit: Nusantara, BlankOn (keduanya untuk pendidikan, pemerintahan, perkantoran), Fedora, Debian (keduanya untuk umum), dan lain-lain.
Yang dibuat perusahaan: Ubuntu (Canonical, Inc.), Mandriva (juga menyediakan versi Free), RedHat (mendukung Fedora), SUSE (Novel, yang juga membuat openSUSE), dan lain-lain.

3. Apa Persamaan dan Perbedaan tiap Distro?
Setiap distro memiliki kelebihan dan kekurangan jika dibandingkan dengan distro lain. Setiap distro juga memiliki kesamaan, misalnya menggunakan kernel Linux, sehingga ada istilah bhinneka tunggal kernel. Perbedaannya antara lain dalam pengemasan (sebuah CD/DVD, beberapa CD/DVD), penginstalan (ada yang Live-CD/DVD tanpa harus diinstal dan sulit diinstal, ada Live-CD/DVD yang dapat diinstal, ada CD/DVD installer yang harus diinstal sebelum digunakan, dan ada yang berupa atau dapat diubah menjadi Flashdisk, dan lain-lain).

4. Mengapa tidak/belum ada Distro Windows?
MS Windows bukan software bebas/merdeka dan bukan open source atau FOSS (Free/Open Source Software), sehingga tidak boleh diubah atau dimodifikasi dan didistribusikan, bahkan tidak boleh digunakan tanpa izin (membayar surat izin menggunakan atau biaya lisensi). Linux bisa dijadikan distro, atau dipaket dalam bentuk CD/DVD bersama banyak program FOSS lainnya, sedangkan Windows tidak dapat dipaket dengan program lainnya tanpa membayar izin kepada pembuatnya.

5. Apa itu FOSS?
FOSS itu singkatan gabungan dari Free Software dan Open Source Software. Free di sini artinya freedom atau bebas/merdeka. Ada juga FLOSS (Free/Libre/Open Source Software), yang artinya sama. Ada empat kebebasan dalam Free Software, yaitu bebas menggunakan untuk apa saja, bebas mempelajari cara kerjanya, bebas menggandakan, dan bebas mengembangkan serta menyebarluaskan hasil pengembangannya. Free Software dicetuskan oleh Richard Stallman dengan Yayasan Free Software-nya pada sekitar 1984 (www.fsf.org).
Istilah Open Source Software sebenarnya sudah melekat dalam Free Software, yaitu ketersediaan source code (kode sumber program) agar dapat dipelajari dan dikembangkan lebih lanjut. Namun Eric S. Raymond dan Bruce Perens mendirikan gerakan open source dengan nama Open Source Initiative pada sekitar 1998 (www.opensource.org) untuk menghindari kata Free yang sering disalahartikan sebagai gratis. Jadi, Free Software dan Open Source Software merupakan dua istilah yang tujuannya sama, yaitu kebebasan menggunakan, mempelajari, mengembangkan, dan menyebarluaskan software, dengan cara berbayar maupun tidak berbayar.

6. Apakah FOSS itu Gratis?
Tidak, kecuali lisensinya. Free tidak selalu berarti gratis, karena hampir semua elemen software itu perlu biaya untuk mendapatkan, menggunakan, mempelajari, mengembangkan, dan menyebarluaskannya. Yang gratis dari Free Software adalah surat izin atau lisensinya. Lisensi gratis artinya tidak perlu biaya izin untuk menggunakan, memodifikasi atau mengembangkan, dan mengcopy atau menyebarluaskan. FOSS dapat dikomersialkan atau dijadikan bisnis.
Bisa perlu biaya untuk mendapatkan software dalam bentuk CD/DVD atau download dari internet. Demikian pula perlu biaya untuk mempelajari, misalnya membeli buku atau mengikuti pelatihan.
Perlu biaya pula untuk mengembangkan, misalnya membayar tenaga programmer. Dan perlu biaya untuk menyebarluaskan, misalnya biaya sewa server di internet dan atau mengirim CD/DVD. Istilah untuk software gratis adalah Freeware, yang belum tentu tersedia kode sumber programnya (open source). Sedangkan Free Software pasti open source.

7. Apakah Linux itu Gratis?
Tidak, kecuali sebagian lisensinya. Lisensi kernel Linux itu FOSS, namun lisensi distro Linux ada yang FOSS dan ada yang sebagian FOSS. Contoh distro Linux yang FOSS: Debian, Ubuntu, Fedora, openSUSE, dan lain-lain. Contoh distro yang tidak sepenuhnya FOSS: RedHat Enterprise Linux (ada yang tidak boleh disebarluaskan tanpa izin RedHat Inc.), SUSE Linux Enterprise, dll. Meskipun ada perusahaan yang membagikan CD/DVD distro Linux secara gratis, tetap saja Linux tidak boleh disebut software gratis karena Linux bukan Freeware. Perusahaan itu yang membiayai pembuatan CD/DVD dan pendistribusiannya. Yang benar-benar gratis adalah lisensi kernel Linux dan banyak program FOSS di dalam CD/DVD distro Linux.

8. Apakah Lisensi Linux akan terus Gratis?
Ya. Lisensi kernel Linux dan banyak program dalam distro Linux adalah FOSS, dengan nama GPL (GNU General Public License) atau yang sejenis. Lisensi FOSS seperti GPL itu tidak mengizinkan perubahan terhadap lisensinya. Software boleh diubah, lisensi harus tetap GPL.

9. Apa Kekurangan dan Kelebihan Linux?
Kekurangan Linux ada 1: tidak didukung MS dan beberapa pembuat software/hardware. Kelebihan Linux ada 5: bebas virus (relatif aman dibanding Windows), bebas sweeping (lebih menghargai HaKI), bebas boros (biaya keseluruhan lebih rendah, meskipun tidak gratis), bebas ketergantungan (seperti bebas narkoba), dan bebas neraka (membajak software itu haram).
download pdf : http://www.scribd.com/doc/25049526/Tips-Trick-Linux

Sumber : MIFTAHBUDI14